Selasa, 20 Januari 2015


Contoh Pidato Tentang Narkoba

Contoh pidato narkoba dikalangan siswa dan remaja (generasi muda) di Indonesia .

Assalamu’alaikum Wr WbYang terhormat Bapak kepala sekolah. Yang saya hormati Bapak/Ibu Guru serta staf Tata Usaha Juga teman-temankusemuanya… Terima kasih atas kesempatan yang telah diberikan kepada saya. Perkenalkan, Nama saya …perwakilan dari .. Yang terhormat. Bapa/Ibu …. Dan semua teman-teman yang hadir di sini. Hadirin sekalian, Narkoba adalah istilah bahasa Indonesia untuk zat narkotika, psikotropika dan adiktif. zat psikotropika populer disebut Ecstasy dan Shabu-shabu dianggap favorit di kalangan pengguna kelas menengah dan atas. Namun, untuk peningkatan jumlah orang muda, obat pilihan adalah heroin kelas rendah, yang dikenal sebagai putaw, yang murah, banyak, tetapi berpotensi mematikan. Obat inisudah tersedia di semua kota-kota besar, termasuk sekolah, lounge karaoke, bar, kafe, diskotik, klub malam, dan mereka bahkan menyebar ke desa - desa terpencil. Karena itu, tidak mengherankan bahwa pengguna narkoba terus meningkat dari tahun ke tahun. Hadirin Sekalian… Ribuan pemuda telah menyia-nyiakan hidup mereka karena obat terlarang di negeri kita, Indonesia. Mereka kebanyakan korban dari lingkungan yang ‘kejam’, keluarga broken home, dari kebodohan, dari rasa keingintahuan atau juga dari korban para mafia narkoba. Diperkirakan bahwa sekitar 4 juta orang diIndonesia adalah sebagai pengguna narkoba, atau sekitar satu dari setiap 50 orang Indonesia adalah atau pernah mencicipi barang terlarang tersebut. Di ibukota Jakarta, diperkirakan 3 dari sepuluh orang anak muda adalah pengguna narkoba. Sebuah studi yang dilakukan olehkantor (ILO) Organisasi Buruh Internasional di Indonesia menunjukkan bahwa sekitar empat persen pengguna narkoba di negeri ini adalah anak-anak di bawah 17 tahun. Dua dari sepuluh pengguna terlibat dalam perdagangan gelap. Beberapa remaja mulai terlibat dalam memproduksi obat-obatan dan yang memperdagangankannya antara usia13 dan 15 tahun. Ketua Badan Koordinasi NarkotikaNasional mengatakan bahwa pengguna narkoba dan obat-obatan terlarang di negara ii berjumlah sekitar 7.000 siswaSMP, lebih dari 10.000 siswa SMU dan sekitar 800 siswaSD. Data yang begitu sangat memprihatinkan dan membuatkita cemas akan masa depan nanti, entah akan bagaimanakelak bila pengguna barang haram tersebut terusmeningkat.Hadirin sekalianOrang biasanya menggunakan obat-obatan terlarang untukbersenang-senang atau melarikan diri dari tekanan hidup.Pengguna narkoba di kalangan siswa sangatmengkhawatirkan. Dilaporkan bahwa sejumlah pedagangberoperasi di sekitar sekolah dengan menipu, memaksa ataumemberi obat-obatan terlarang tersebut secara gratiskepada para siswa disekitar sekolah tersebut. Setelah siswayang kecanduan, mereka kemudian pergi ke para pedaganguntuk membeli obat-obatan terlarang. Jika mereka tidakpunya uang, mereka mencurinya dari anggota keluargamereka atau orang lain.Hadirin sekalianFakta-fakta di atas menunjukkan kepada kita bagaimanaakrab “Narkoba” dikalangan generasi muda kita. Hal yangharus kita ketahui sebagai pegangan kita agar terhindar daribujuk rayu para mafia narkoba. Pertama kita harus tahu apaarti dari kecanduan obat? kecanduan obat adalah penyakitotak yang kompleks. Hal ini ditandai dengan kompulsif,kadang-kadang tak terkendali, keinginan obat, mencari, danmenggunakan bertahan bahkan dalam menghadapikonsekuensi sangat negatif. Obat mencari menjadikompulsif, sebagian besar sebagai akibat dari efek daripenggunaan narkoba yang berkepanjangan pada fungsi otakdan, dengan demikian, pada perilaku. Bagi banyak orang,kecanduan obat menjadi kronis, dengan kemungkinankambuh bahkan setelah jangka waktu yang lama. Denganmengetahui bagaimana seriusnya konsekuensi darimenggunakan Narkoba. Mudah-mudahan bisamenghindarkan kita dari jerat tersebut.Hadirin sekalian…Marilah kita berlomba untuk menghindarkan diri kita darijeratan barang haram tersebut dengan cara menjauhkan dirikita, keluarga dan lingkungan dari hal-hal yang akanmemberi ruang dan jalan untuk masuknya barang haramtersebut.Hadirin Sekalian…Terima kasih atas perhatian dan waktu yang telah diberikankepada saya untuk menyampaikan pidato singkat ini.Wasalam…
disayangkan oleh kita semua yang merasa satu generasi.Mereka ada yang hamil diluar nikah,ada yang ikut gengmotor, ada yang bolos sekolah ada yang jadi pecandunarkoba dan lainsebagainya. Sehingga generasi kitatercoreng oleh tingkah segelintir dari generasi muda(teman-teman kita) yang tidak bertanggung jawab.Teman-teman yang saya banggakan.Kita sebagai generasi mudayang masih diberi kesadaran kiranya untuk selalusalingmengingatkan akan bahaya-bahaya dan dampak yangakan ditimbulkan dari pergaulan bebas diatas, pergaulannegatif di atas. Jangan sampai kita jadi korban daripergaulan bebas tersebut.Contoh Teks Pidato Tentang Pengaruh FacebookAssalamualaikum wr wb, Bapak-bapak/ibu-ibu besertarekan-rekan yang saya hormati, pertama-tamamarilah kitapanjatkan puji dan syukur kepada tuhan yang maha esayang telah memberikan rahmat danhidayahnya kepada kitasemua sehingga kita dapat berkumpul ditempat ini, sayaucapkan banyakterimakasih atas kesempatan yang telahdiberikan untuk menyampaikan sebuah pidato tentangdampakatau pengaruh Facebook terhadap anak anakremaja, lingkungan, orang tua, maupun terhadap dirikitasendiri.Sebelumnya saya akan menyampaikan tentangbatasan batasan permasalahan yang akan sayasampaikanpada kesempatan kali ini. Baik dari sisi negatif maupunpositifnya. Kalau ditilik dari sisifositifnya. Facebookmemang sangat berguna, debagai contoh, tidak sedikitbanyak orang yang sedangkesusahan dan perlu bantuanterbantu dengan penggalangan dana dari para facebooker,tidak sedikitpula orang-orang yang telah kehilangan jejakakhirnya bisa bertemu kembali karenakeberadaan jejaringan pertemanan ini.Namun sangatdisayangkan, pengertian akan kegunaan facebook itusendirii masih belum begitu bisadipahami oleh sebagiandari kita ini, banyak orang yang terjerumus karena tipumuslihat dari orang-orang yang dengan sengaja menarikkeuntungan dari kelemahan orang-orang disekitar kita yangkurangberhati-hati dalam menggunakan jejaringpertemanan ini. tidak sedikit juga dari mereka yangbanggaakan banyaknya teman yang mereka punyai, tanpamereka sadari kalau dari sekian banyaknya temantersebutterselip segelintir orang yang memang sengaja akanmemanfaatkan kelemahan kita.Maka daripada itu sayasarankan agar lebih berhati-hati dalam memilih teman,batasi orang-orang yangakan kita ADD/tambahkan. pilihlahorang-orang yang memang betul-betul mengenal kita.jangansembarangan menambahkan atau menerima orang-orang belum benar-benar kita kenal, apalagimereka-merekayang menggunakan nama samaran.Para hadirin yangberbahagia, alangkah bijaknya kalau kita lebihmemperioritaskan diri kita kedalam hal-hal yang lebihfositif dalam menggunakan jejaring pertemanan itu. Kitaharus lebih bijak dalammenggunakannya. Kita juga harus lebih memahami artiatau manfaat dari facebook tersebut. Janganlahkita sampailupa akan segala sesuatu dikarenakan facebook tersebut.Kita lupa akan waktu, lupa akansaudara, teman yang udahpasti keberadaannya sejak dulu dan selalu menemani kitadisaat kita belummengenal facebook.Para hadirin yangdimuliakan, sebetulnya masih banyak hal ingin sayasampaikan dikesempatan yangberbahagia ini, namunmudah-mudahan dengan sedikit pidato yang telah sayasampaikan tadi, bisamenjadi satu pelajaran berhaga, apalagitelah banyaknya korban yang mungkin bisa kita jadikancontohagar kita lebih berhati-hati dalam menggunakanjejaring pertemanan tersebut.Terimakasih atas waktu dankesempatan yang telah diberikan kepada saya dikesempatanyangberbahagia ini, akhirul kata, wassalamualaikum wrwb.Contoh Pidato Anti NarkobaAssalamualaikum Wr WbYang terhormat kepala sekolahYang saya hormatiBapak/Ibu Guru serta staf Tata UsahaDan teman-temanyang saya cintaiMarilah kita panjatkan puji syukurkehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan nikmat-Nyasehinggakita dapat berkumpul disini dan pada hari ini sayaakan menyampaikan pidato tentang Narkoba.Di Indonesiajumlah pengguna narkoba begitu besar, karena lemahnyapenegakan hukum di Indonesiapara pengedar internasionaldapat bekerja sama dengan warga negara Indonesia danmemperolehkeuntungan yang besar. PenyalahgunaanNarkotika dan zat aditif lainnya itu tentu membawadampakyang luas dan kompleks. Sebagai dampaknyaantara lain perubahan perilaku, gangguankesehatan,menurunnya produktivitas kerja secara drastis,kriminalitas dan tindak kekerasan lainnya.Penyalahgunaannarkoba dapat dicegah melalui program-programdiantaranya mengikuti kegiatan-kegiatan sosial, tidakbergaul dengan pengguna atau pengedar narkoba, tidakmudah terpengaruhajakan atau rayuan untuk menggunakannarkoba. Pengguna narkoba biasanya lebih didominasiolehpara remaja dan anak sekolah.Sekolah jugamemberikan penyuluhan kepada para siswa tentang bahayadan akibat daripenyalahgunaan narkoba melalui Guru BP,diskusi yang melibatkan para siswa dalamperencanaanuntuk intervensi dan pencegahanpenyalahgunaan narkoba di sekolah. Program lain yangcukup pentingadalah program waspada Narkotika dengancara mengenali ciri-ciri siswa yang menggunakannarkoba,mewaspadai adanya tamu yang tak dikenal ataupengedar, melakukan razia dadakan.Biasanya pengedar maupun pemakai di sekolahh telahpaham betul program-program disekolah untukpencegahanpengguna atau pemakai disekolah, mereke tentu sajamengantisipasinya dengan sebaikyang mereka bisa.Sepintar apapun kiat mereka, ibarat sepandai-pandai tupaimelompat, akhirnya jatuh juga. Jurus-jurus jitumenghindari deteksi sekolah memang mereka kuasai, tapimengingat sifat narkobayang adiktif dan menutut dosisyang lebih tinggi maka disiplin cara aman akan terkuakjugaUntuk itu marilah kita hindari dan jauhi serta ikutmemberantas penggunaan narkoba. Demikianlahpidatoyang dapat saya sampaikan apabila ada kesalahan dalambertutur kata, saya mohon maaf. Atasperhatiannya sayaucapkan terima kasih dan saya akhiri.Wassalamualaikum WrWb.ranya :1. Berbusana yang sopan dengan melihat situasi,macam latar belakang pendengarnya, acarayang akandisuguhkan panitia.2. Pergunakan bahasa yang sopan dankomunikatif sesuai dengan tingkat bahasapendengarnya.Pergunakan bahsa baku jika berpidao dalamforum resmi, misalnya : seminar, rapat, sidang dsb.3.Materi pidato harus sesuai dengan yang diinginkanpndengar. Jangan menggunakan materiyang justrubertentangan dengan kemauan, adat, norma, agama atautatanan yang dianut olehmasyarakat pendengar.4.Penampilan harus dengan rasa percaya diri, tidak minderrendah diri, takut, bingung ataugrogi. Jangan memfonispendengar dengan memaksakan pendapat atau kehendak.
Pidato Bahaya Penyalahgunaan Narkoba dikalanganPelajarNASKAH PIDATOBy. Hamka Hasyim
Bahaya Penyalahgunaan Narkoba dikalangan Pelajar
Assalamualaikum Wr.Wb.Yang terhormat Bapak Kepala Sekolah SMK Negeri 2Majene,Yang saya hormati Bapak Para Wakasek SMK Negeri 2Majene,Yang saya hormati Guru Mata Diklat Bahasa IndonesiaSMK Negeri 2 Majene,Yang saya hormati Bapak/Ibu Guru, Staf Tata Usaha SMKNegeri 2 majene,Serta teman-teman yang saya cintai.
Marilah kita semua panjatkan puji syukurkehadirat Allah SWT, yang telah melimpahkan rahmat danhidayah-Nya sehingga kita dapat berkumpul di ruanganyang sederhana ini, guna melaksanakan Ujian Praktek MataDiklat Bahasa Indonesia. Tidak lupa pula kita kirimkansalam dan shalawat kepada junjungan kita Nabi BesarMuhammad S.A.W yang telah membawa kita semuakejalan yang benar. Pada kesempatan yang baik ini, sayaakan membawakan sebuah pidato yang berjudul BahayaPenyalahgunaan Narkoba dikalangan PelajarNarkoba adalah singkatan dari narkotika dan obat-obatan terlarang. Sementara nafza merupakan singkatandari narkotika, alkohol, dan zat adiktif lainnya (obat-obatterlarang, berbahaya yang mengakibatkan seseorangmempunyai ketergantungan terhadap obat-obat tersebut).Di Indonesia, pencandu narkoba iniperkembangannya semakin pesat. Para pencandu narkobaitu pada umumnya berusia antara 11 sampai 24 tahun.Artinya usia tersebut ialah usia produktif atau usia pelajar.Pada awalnya, pelajar yang mengonsumsi narkobabiasanya diawali dengan perkenalannya dengan rokok.Karena kebiasaan merokok ini sepertinya sudah menjadihal yang wajar di kalangan pelajar saat ini. Dari kebiasaaninilah, pergaulan terus meningkat, apalagi ketika pelajartersebut bergabung ke dalam lingkungan orang-orang yangsudah menjadi pencandu narkoba. Awalnya mencoba, lalukemudian mengalami ketergantungan.Dampak negatif dari penyalahgunaan narkoba,khususnya dikalangan pelajar adalah sebagai berikut :1. Perubahan dalam sikap, dan kepribadian,2. Sering membolos, menurunnya kedisiplinan dan nilai-nilaipelajaran,3. Menjadi mudah tersinggung dan cepat marah,4. Sering menguap, mengantuk, dan malas,5. Tidak memedulikan kesehatan diri,6. Suka mencuri untuk membeli narkoba.Upaya pencegahan terhadap penyalahgunaannarkoba di kalangan pelajar, sudah menjadi tanggungjawabkita bersama.Adapun upaya-upaya yang lebih kongkret yangdapat kita lakukan adalah melakukan kerja sama denganpihak yang berwenang untuk melakukan penyuluhantentang bahaya narkoba, atau mungkin mengadakan raziamendadak secara rutin.Kemudian pendampingan dari orang tua siswa itusendiri dengan memberikan perhatian dan kasih sayang.Sekolah juga memberikan penyuluhan kepada parasiswa tentang bahaya dan akibat dari penyalahgunaannarkoba melalui Guru BP, dengan melakukan diskusi yangmelibatkan para siswa dalam perencanaan untuk intervensidan pencegahan penyalahgunaan narkoba di sekolah.Program lain yang cukup penting adalah program waspadaNarkotika dengan cara mengenali ciri-ciri siswa yangmenggunakan narkoba, mewaspadai adanya tamu yang takdikenal atau pengedar, dan melakukan razia dadakan.Yang tak kalah penting adalah, pendidikan moraldan keagamaan harus lebih ditekankan kepada siswa.Karena salah satu penyebab terjerumusnya anak-anak kedalam lingkaran setan ini adalah kurangnya pendidikanmoral dan keagamaan yang mereka serap, sehinggaperbuatan tercela seperti ini pun, akhirnya mereka jalani.Untuk itu marilah kita semua hindari dan jauhiserta ikut memberantas penggunaan atau penyalahgunaannarkoba, khususnya di sekolah kita ini.Demikianlah pidato singkat yang dapat sayasampaikan apabila ada kesalahan dalam bertutur kata, sayamohon maaf. Atas perhatiannya saya ucapkan terima kasihdan saya akhiri.
Wassalamualaikum Wr.Wb.
Contoh Pidato Bahaya NarkobaContoh Teks | Naskah Pidato Singkat Tentang BahayaNarkoba Dikalangan Siswa dan RemajaAssalamualaikum Wr WbYang terhormat kepala sekolahYang saya hormati Bapak/Ibu Guru serta staf Tata UsahaDan teman-teman yang saya cintai
Marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWTyang telah melimpahkan nikmat-Nya sehingga kita dapatberkumpul disini dan pada hari ini saya akanmenyampaikan pidato tentang Narkoba.
Jumlah pengguna narkoba di Indonesia setiap waktunyasemakin hari semakin begitu besar, hal tersebut mungkindikarenakan lemahnya penegakan hukum di Indonesiasehingga para pengedar internasional dapat bekerja samadengan warga negara Indonesia dan memperolehkeuntungan yang besar. Penyalahgunaan Narkotika dan zataditif lainnya itu tentu saja membawa dampak yang luasdan kompleks. Sebagai salah satu contoh dari dampaknyaantara lain perubahan perilaku, gangguan kesehatan,menurunnya produktivitas kerja secara drastis, kriminalitasdan tindak kekerasan lainnya yang semakin merajalela dansemakin meningkat.
Penyalahgunaan narkoba dapat dicegah melalui program-program diantaranya mengikuti kegiatan-kegiatan sosial,tidak bergaul dengan pengguna atau pengedar narkoba,tidak mudah terpengaruh ajakan atau rayuan untukmenggunakan narkoba. Pengguna narkoba biasanya lebihdidominasi oleh para remaja dan anak sekolah.
Sekolah juga memberikan penyuluhan kepada para siswatentang bahaya dan akibat dari penyalahgunaan narkobamelalui Guru BP, diskusi yang melibatkan para siswadalam perencanaan untuk intervensi dan pencegahanpenyalahgunaan narkoba di sekolah. Program lain yangcukup penting adalah program waspada Narkotika dengancara mengenali ciri-ciri siswa yang menggunakan narkoba,mewaspadai adanya tamu yang tak dikenal atau pengedar,melakukan razia dadakan.
Biasanya pengedar maupun pemakai di sekolahh telahpaham betul program-program disekolah untuk pencegahanpengguna atau pemakai disekolah, mereke tentu sajamengantisipasinya dengan sebaik yang mereka bisa.Sepintar apapun kiat mereka, ibarat sepandai-pandai tupaimelompat, akhirnya jatuh juga. Jurus-jurus jitumenghindari deteksi sekolah memang mereka kuasai, tapimengingat sifat narkoba yang adiktif dan menutut dosisyang lebih tinggi maka disiplin cara aman akan terkuakjuga
Untuk itu marilah kita hindari dan jauhi serta ikutmemberantas penggunaan narkoba. Demikianlah pidatoyang dapat saya sampaikan apabila ada kesalahan dalambertutur kata, saya mohon maaf. Atas perhatiannya sayaucapkan terima kasih dan saya akhiri.
Wassalamualaikum WrWb
Ketahui sekarang, Seperti Apa Pidato yangmenghipnotis?Klik disini
Rabu, 09 Juni 2010
Contoh Pidato Narkoba
Contoh pidatoini ber tema NarkobaJudul : Bahaya Mengkonsumsi Narkoba
Contoh pidatoini sebenarnya bisa diterapkan dalam anekaacara kepemudaan. Anda bisa menambahkan ataumengurangi atau menyempurnakancontoh pidatoini agarlebih pas dengan suasana atau tema acara dimana Andaakan tampil sebagai pembicara.
Inilahcontoh pidatoyang bisa Anda nikmati sekarang.
Assalamu alaikum wr.wb.
Bapak-ibu guru yang saya hormatiAnak-anakku seluruh siswa SMA Negeri 32 Bekasi yangbapak banggakan
Puji dan syukur pertama-tama marilah kita panjatkan kehadirat Allah SWT karena berkah dan karunianya kitasemua dapat berkumpul di pagi yang cerah ini dalamkeadaan sehat walafiat.
Penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang dikalangan generasi muda dewasa ini kian meningkat.Banyak sekali berita-berita yang menayangkan betapa anakmuda begitu mudah menjadi korban narkoba. Bahkanbukan hanya kalangan remaja saja melainkan berbagaikalangan termasuk artis dan pejabat.
Maraknya penyimpangan perilaku generasi muda tersebut,dapat membahayakan keberlangsungan hidup bangsa ini dikemudian hari. Karena pemuda sebagai generasi yangdiharapkan menjadi penerus bangsa, semakin hari semakinrapuh digerogoti zat-zat adiktif penghancur syaraf.Sehingga pemuda tersebut tidak dapat berpikir jernih.Akibatnya, generasi harapan bangsa yang tangguh dancerdas hanya akan tinggal kenangan.
Sasaran dari penyebaran narkoba ini adalah kaum mudaatau remaja. Inilah kiranya kesimpulan dari apa yang bapaktemukan dri berita-berita. Para pengedar kini makin nekatuntuk memperbanyak korban bahkan sampai kepada muridSD sekalipun. Ini sungguh keterlaluan.
Kalau dirata-ratakan, usia sasaran narkoba ini adalah usiapelajar, yaitu berkisar umur 11 sampai 24 tahun. Haltersebut mengindikasikan bahwa bahaya narkoba sewaktu-waktu dapat mengincar kalian kapan saja.
Anak-anakku seluruh siswa SMA Negeri 32 Bekasi yangbapak cintai.Mungkin kalian juga pernah mendengar apa itu narkoba.Narkoba adalah singkatan dari narkotika dan obat-obatanterlarang.
Sementara nafza merupakan singkatan dari narkotika,alkohol, dan zat adiktif lainnya (obat-obat terlarang,berbahaya yang mengakibatkan seseorang mempunyaiketergantungan terhadap obat-obat tersebut).
Kedua istilah tersebut sering digunakan untuk istilah yangsama, meskipun istilah nafza lebih luas lingkupnya.
Narkotika berasal dari tiga jenis tanaman, yaitu (1) candu,(2) ganja, dan (3) koka.Ketergantungan obat dapat diartikan sebagai keadaan yangmendorong seseorang untuk mengonsumsi obat-obatterlarang secara berulang-ulang atau berkesinambungan.Apabila tidak melakukannya dia merasa ketagihan (sakau)yang mengakibatkan perasaan tidak nyaman bahkanperasaan sakit yang sangat pada tubuh.
Hati-hatilah jangan sampai kalian terjerumus karena sekaliterjebak maka sulit untuk keluar. Di Indonesia, pencandunarkoba ini perkembangannya semakin pesat. Parapencandu narkoba itu pada umumnya berusia antara 11sampai 24 tahun. Artinya usia tersebut ialah usia produktifatau usia pelajar.
Pada awalnya, pelajar yang mengonsumsi narkoba biasanyadiawali dengan perkenalannya dengan rokok.
Karena kebiasaan merokok ini sepertinya sudah menjadihal yang wajar di kalangan pelajar saat ini. Dari kebiasaaninilah, pergaulan terus meningkat, apalagi ketika pelajartersebut bergabung ke dalam lingkungan orang-orang yangsudah menjadi pencandu narkoba. Awalnya mencoba, lalukemudian mengalami ketergantungan.
Inilah dampak negatif penyalahgunaan narkoba bagi parakorbannya :
perubahan dalam sikap, perangai dankepribadian,sering membolos, menurunnya kedisiplinan dannilai-nilai pelajaran,menjadi mudah tersinggung dan cepat marah,sering menguap, mengantuk, dan malas,tidak memedulikan kesehatan diri,suka mencuri untuk membeli narkoba.

Lalu bagaimana cara mengatasinya jika terlanjur terjerumusmenjadi korban Narkoba?Upaya pencegahan terhadap penyebaran narkoba dikalangan pelajar, sudah seyogianya menjadi tanggungjawab kita bersama. Dalam hal ini semua pihak termasukorang tua kalian, guru, dan masyarakat harus turut berperanaktif dalam mewaspadai ancaman narkoba ini.Tetapi yang lebih menentukan adalah kalian sendiri karenakalianlah yang memilih hidup kalian. Orang lain mungkinhanya memberi saran jangan sampai kalian menjadi korban.Tetapi ketika kalian lepas kontrol diri dan sembarangandalam memilih teman bergaul maka kondisi sangat rentan,bisa-bisa kalian jadi korban. Karenanya hati-hatilah.
Anak-anakku seluruh siswa SMA Negeri 32 Bekasi yangbapak banggakan.Para pengedar Narkoba sedang mengincar kalian kapansaja dan dimana saja. Mereka akan menggunakan berbagaicara agar kalian bisa tergoda untuk mencobanya. Karenadengan mencobanya maka lambat laun kalian akanketagihan. Dan jika sudah ketagihan maka berati merekasudah berhasil merekrut satu lagi korban yang siap menjadikonsumen mereka.
Mereka, para pengedar, tidak akan mau tahu kalian dantidak pernah peduli dengan kehidupan kalian dimasa depan.Yang jelas mereka sedang memburu kalian dan siap-siapmenghancurkan masa depan kalian. Maka tiada pilihan lainkecuali kalian tetap waspada dan mampu membawa diriuntuk tidak terpancing oleh rayuan mereka sehingga kalianmencoba. Kasihanilah hidup kalian, kasihanilah masadepan kalian, kasihanilah orang yang melahirkan danmembesarkan yaitu orang tua.
Semoga kalian diberi kekuatan untuk tidak terjerumusmenjadi korban narkoba. Sekian dulu dari bapak. Semogaapa yang bapak sampaikan dapat bermanfaat buat kitasemua. Mohon maaf jika ada kata-kata yang tidakberkenan.
Wassalamu ‘alaikum wr.wb.

Senin, 05 Januari 2015

METODE-METODE DALAM PEMBELAJARAN



A.                  METODE CERAMAH

a.        Kelebihan Metode Ceramah
1.         Dapat menampung kelas besar, tiap siswa mempunyai kesempatan yang sama untuk mendengarkan, dan karenanya biaya yang diperlukan menjadi relatif lebih murah.
2.         Konsep yang disajikan secara hirarki akan memberikan fasilitas belajar kepada siswa.
3.         Guru dapat memberi tekanan terhadap hal-hal yang penting hingga waktu dan energi dapat digunakan sebaik mungkin.
4.         Kekurangan atau tidak adanya buku pelajaran dan alat bantu pelajaran, tidak menghambat terlaksananya pelajaran dengan ceramah.
5.         Guru mudah menguasai kelas.
6.         Mudah mengorganisasikan tempat duduk / kelas.
7.         Dapat diikuti oleh jumlah siswa yang besar.
8.         Mudah mempersiapkan dan melaksanakannya.
9.         Guru mudah menerangkan pelajaran dengan baik.
10.     Lebih ekonomis dalam hal waktu.
11.     Memberi kesempatan pada guru untuk menggunakan pengalaman, pengetahuan dan kearifan.
12.     Dapat menggunakan bahan pelajaran yang luas
13.     Membantu siswa untuk mendengar secara akurat, kritis, dan penuh perhatian.
14.     Jika digunakan dengan tepat maka akan dapat menstimulasikan dan meningkatkan keinginan  belajar siswa dalam bidang akademik.
15.     Dapat menguatkan bacaan dan belajar siswa dari beberapa sumber lain

b.        Kekurangan Metode Ceramah
1.         Pelajaran berjalan membosankan dan siswa-siswa menjadi pasif, karena tidak berkesempatan untuk menemukan sendiri oleh konsep yang diajarkan. Sisawa hanya aktif membuat catatan saja.
2.         Kepadatan konsep-konsep yang diberikan dapat berakibat siswa tidak mampu menguasai bahan yang diajarkan.
3.         Pengetahuan yang diperoleh melaui ceramah lebih cepat terlupakan.
4.         Ceramah menyebabkan belajar siswa menjadi “Belajar Menghafal” yang tidak mengakibatkan timbulnya pengertian.
5.         Mudah menjadi verbalisme.
6.         Yang visual menjadi rugi, dan yang auditif (mendengarkan) yang benar-benar menerimanya.
7.         Bila selalu digunakan dan terlalu digunakan dapat membuat bosan.
8.         Keberhasilan metode ini sangat bergantung pada siapa yang menggunakannya.
9.         Cenderung membuat siswa pasif

B.             METODE TANYA JAWAB
a.        Kelebihan metode tanya jawab
1.      peserta didik dapat mengembangkan keberanian dan ketrampilan dalam menjawab dan mengemukakan pendapat.
2.      Pertanyaan yang dilontarkan dapat menarik dan memusatkan perhatian peserta didik, sekalipun ketika itu peserta didik sedang rebut.
3.    Merangsang peserta didik untuk berlatih mengembangkan daya pikir, termasuk daya ingatan.
4.    pertanyaan yang jelas lebih mudah dipahami peserta didik.
5.    Situasi kelas menjadi hidup/dinamis, karena siswa aktif berpikir dan memberikan jawaban atas pertanyaan yang diajukan.
6.    Melatih siswa agarberani mengemukakan pendapat secara argumentatif dan bertanggung jawab.
7.    Mengetahui perbedaan pendapat antar siswa dan guru yang dapat membawa ke arah diskusi yang positif.
8.    Membangkitkan semangat belajar dan daya saing yang sehat diantara siswa.
9.    Dapat mengukur batas kemampuan dan penguasaan siswa terhadap pelajaran yang telah diberikan.

b.        Kekurangan metode tanya jawab
1.    banyak waktu terbuang,
2.    apabila peserta didik tidak siap, maka peserta didik merasa takut, dan apalagi bila guru kurang dapat mendorong peserta didik, maka peserta didik juga menjadi tidak berani untuk bertanya.
3.    terbatasnya jumlah waktu untuk memberikan pertanyaan kepada setiap peserta didik.
4.    Bila terjadi perbedaan pendapat, akan banyak menyita waktu untuk menyelesaikannya. Bahkan perbedaan pendapat antar guru dan siswa dapat menjurus kepada negatif, dimana siswa menyalahkan guru, dan ini besar risikonya.
5.    Tanya jawab dapat menimbulkan penyimpangan dari pokok persoalan/materi pelaharan, hal ini terjadi jika guru tidak dapat mengendalikan jawaban atas segala pertanyaan siswanya.
6.    Tidak cepat merangkum bahan pelajaran
7.    Tanya jawab akan dapat membosankan jika yang ditanyakan tidak ada variasi

C.             METODE DISKUSI
a.        Kebaikan metode diskusi
1.         Dapat memperluas wawasan peserta didik.
2.         Dapat merangsang kreativitas peserta didik dalam memunculkan ide dalam memecahkan suatu masalah,
3.         Dapat mengembangkan sikap menghargai pendapat orang lain,
4.         Dapat menumbuhkan partisipasi peserta didik menjadi lebih aktif.
5.         Suasana kelas lebih hidup, sebab siswa mengarahkan perhatian ataupikirannya kepada masalah yang sedang didiskusikan.
6.         Dapat menaikan prestasi kepribadian individu, seperti: sikap toleransi,demokrasi, berpikir kritis, sistematis, sabar dan sebagainya.
7.         Kesimpulan hasil diskusi mudah dipahami siswa, karena mereka mengikutiproses berpikir sebelum sampai kepada suatu kesimpulan.
8.         Siswa dilatih belajar untuk mematuhi peraturan-peraturan dan tata tertiblayaknya dalam suatu musyawarah.
9.         Membantu murid untuk mengambil keputusan yang lebih baik.
10.     Tidak terjebak kedalam pikiran individu yang kadang-kadang salah, penuhprasangka dan sempit. Dengan diskusi seseorang dapat mempertimbangkanalasan-alasan/pikiran-pikiran orang lain

b.        Kekurangan metode diskusi
1.         Kemungkin besar diskusi akan dikuasai oleh peserta didik yang suka berbicara atau ingin menonjolkan diri,
2.         Tidak dapat dipakai pada kelompok yang besar,
3.         Peserta mendapat informasi yang terbatas,
4.         Menyerap waktu yang cukup banyak,
5.         Tidak semua guru memahami cara peserta didik melakukan diskusi.
6.         Kadang-kadang bisa terjadi adanya pandangan dari berbagai sudut bagimasalah yang dipecahkan, bahkan mungkin pembicaraan menjadimenyimpang, sehingga memerlukan waktu yang panjang.
7.         Dalam diskusi menghendaki pembuktian logis, yang tidak terlepas dari fakta-fakta; dan tidak merupakan jawaban yang hanya dugaan atau coba-coba saja.
8.         Tidak dapat dipakai pada kelompok yang besar.
9.         Biasanya orang menghendaki pendekatan yang lebih formal.
D.            METODE RESITASI/ PEMBAGIAN TUGAS
a.        Kelebihan Metode Resitasi
1.         Pengetahuan siswa akan lebih luas dan sifat verbalismenya akan semakin berkurang.
2.         Siswa lebih mendalami dan menglami sediri pengetahuan yang di carinya, sehingga pengetahuan itu akan tinggal lama dalam ingatan jiwanya.
3.         Lebih merangsang siswa dalam melakukan aktifitas belajar individu atau kelompok.
4.         Dapat mengembangkan kemandirian siswa diluar pengawasan guru.
5.         Dapat menumbuhkan kreatifitas, usaha, tanggung jawab, dan sikap mandiri siswa, serta memperkaya pengetahuan dan pengalaman siswa.
6.         Pengetahuan yang anak didik peroleh dari hasil belajar sendiri akan dapat diingatkan lebih lama.
7.         Anak didik berkesempatan memupuk perkembangan dan keberaniaan mengambil inisiatif, bertanggung jawab, dan berdiri sendiri

b.        Kelemahan Metode Resitasi (tugas),
1.         Siswa sulit dikontrol, apakah benar ia mengerjakan tugas atau orang lain yang mengerjakan.
2.         Sulit memerikan tugas yang sesuai dengan masing-masing individu.
3.         Khusus untuk tugas kelompok tidak jarang yang aktif mengerjkan dan menjelasakan hanyalah anggota tertentu saja, sedangkan anggota yang lain tidak ikut berpartisipasi dengan baik.
4.         Sering memberikan tugas yang monoton, dan menimbulkan kebosanan.
5.         Penggunaan metode resitasi (tugas) dalam meningkatkan kesiapan dan hasil mata pelajaran Sosiologi.
6.         Terkadang anak didik melakukan penipuan di mana anak didik hanya meniru hasil pekerjaan temannya tanpa mau bersusah payah mengerjakan sendiri.
7.         Terkadang tugas dikerjakan oleh orang lain tanpa pengawasan
8.         Sukar memberikan tugas yang memenuhi perbedaan individual

E.             METODE DEMONSTRASI DAN EKSPERIMEN
a.        Kelebihannya
1.         Perhatian anak didik dapat di pusatkan, dan titik berat yang di anggap penting oleh guru dapat di amati
2.         Perhatian anak didik akan lebih terpusat pada apa yang di Demonstrasikan, jadi proses anak didik akan lebih terarah dan akan mengurangi perhatian anak didik kepada masalah lain
3.         Dapat merangsang siswa untuk lebih aktif dalam mengikuti proses belajar
4.         Dapat menambah pengalaman anak didik
5.         Bisa membantu siswa ingat lebih lama tentang materi yang di sampaikan
6.         Dapat mengurangi kesalah pahaman karna pengajaran lebih jelas dan kongkrit
7.         Dapat menjawab semua masalah yang timbul di dalam pikiran setiap siswa karna ikut serta berperan secara langsung.
8.         Menambah keaktifan untuk berbuat dan memecahkan sendiri sebuah permasalahan
9.         Dapat melaksanakan metode ilmiah dengan baik

b.        Kekurangannya
1.         Memerlukan waktu yang cukup banyak
2.         Apabila terjadi kekurangan media, metode demonstrasi menjadi kurang efesien
3.         Memerlukan biaya yang cukup mahal, terutama untuk membeli bahan-bahannya
4.         Memerlukan tenaga yang tidak sedikit
5.         Apabila siswa tidak aktif maka metode demonstran menjadi tidak efektif.
6.         Tidak semua mata pelajaran dapat menggunakan metode ini
7.         Murid yang kurang mempunyai daya intelektual yang kuat kurang baik hasilnya.
F.              METODE KERJA KELOMPOK
a.        Kelebihan :
1.         Dapat memupuk nasa kenjasama.
2.         Suatu tugas yang luas dapat segera diselesaikan.
3.         Adanya persaingan yang sebat.
4.         Ditinjau dari segi pedagogis, kegiatan kelompok akan dapat meningkatkan kualitas kepribadian siswa, seperti adanya kerjasama, toleransi, berpikir kritis, dan disiplin.
5.         Ditinjau dari segi psikologis, timbul persaingan yang positif antar kelompok karena mereka bekerja pada masing-masing kelompok.
6.         Ditinjau dari segi sosial, anak yang pandai dalam kelompok tersebut dapat membantu anak yang kurang pandai dalam menyelesaikan tugas.

b.        Kelemahan :
1.          Adanya sifat-sifat pribadi yang ingin menonjolkan diri atau sebaliknya yang lemah merasa rendah diri dan selalu tergantung kepada orang lain.
2.          Bila kecakapan tiap anggota tidak seimbang, akan rnenghambat kelancaran tugas, atau didominasi oleh seseorang.
3.          Terlalu banyak persiapan-persiapan dan pengaturan yang kompleks dibanding dengan metode lain.
4.          Bilamana guru (di sekolah) dan orang tua (di rumah) kurang mengontrol maka akan terjadi persaingan yang negatif antar kelompok.
5.          Tugas-tugas yang diberikan kadang-kadang hanya dikerjakan oleh segelintir siswa yang cakap dan rajin, sedangkan siswa yang malas akan menyerahkan tugas-tugasnya kepada temannya dalam kelompok tersebut.

G.             SOSIODRAMA DAN BERMAIN PERAN/PERMAINAN
a.        Kelebihan metode sosiodrama
1.      Melatih peserta didik untuk berkreaktif dan berinisiatif.
2.      Melatih peserta didik untuk memahami sesuatu dan mencoba melakukannya.
3.      Memupuk bakat peserta didik yang memiliki bibit seni dengan baik melalui sosio drama yang sering dilakukannya dalam metode ini.
4.      Memupuk kerja sama antar teman dengan lebih baik pula.
5.      Membuat peserta didik merasa senang, karena dapat terhibur oleh fragmen teman-temannya.
6.      Dapat berkesan dengan kuat dan tahan lama dalam ingatan siswa. Disamping merupakan pengaman yang menyenangkan yang saling untuk dilupakan
7.      Sangat menarik bagi siswa, sehingga memungkinkan kelas menjadi dinamis dan penuh antusias.
8.      Membangkitkan gairah dan semangat optimisme dalam diri siswa serta menumbuhkan rasa kebersamaan dan kesetiakawanan sosial yang tinggi
9.      Dapat menghayati peristiwa yang berlangsung dengan mudah, dand apat memetik butir-butir hikmah yang terkandung di dalamnya dengan penghayatan siswa sendiri.
10.  Dimungkinkan dapat meningkatkan kemampuan profesional siswa, dan dapat menumbuhkan / membuka kesempatan bagi lapangan kerja

b.        Kekurangan metode sosiodrama
1.         Pada umumnya yang aktif hanya yang berperan saja.
2.         Cenderung dominan unsur rekreasinya daripada kerjanya, karena untuk berlatih sosiodrama memerlukan banyak waktu dan tenaga.
3.         Membutuhkan ruang yang cukup luas.
4.         Sering mengganggu kelas di sebelahnya.
5.         Sosiodrama dan bermain peranan memelrukan waktu yang relatif panjang/banyak
6.         Memerlukan kreativitas dan daya kreasi yang tinggi dari pihak guru maupun murid. Dan ini tidak semua guru memilikinya
7.         Kebanyakan siswa yang ditunjuk sebagai pemeran merasa malu untuk memerlukan suatu adegan tertentu
8.          Apabila pelaksanaan sosiodrama dan bermain pemeran mengalami kegagalan, bukan saja dapat memberi kesan kurang baik, tetapi sekaligus berarti tujuan pengajaran tidak tercapai
9.         Tidak semua materi pelajaran dapat disajikan melalui metode ini
10.     Pada pelajaran agama masalah keimanan, sulit disajikan melalui metode sosiodrama dan bermain peranan ini.

H.            WISATA
a.        Kelebihan
1.         Siswa dapat mengamati dan mempelajari objek secara langsung, misal jikalau berkunjung ke hutan lindung mereka bisa melihat sendiri dan merasakan sendiri seperti apa hutan lindung itu untuk mata pelajaran IPA, berkunjung ke museum mereka dapat melihat secara langsung benda-benda peninggalan sejarah untuk mata pelajaran sejarah atau IPS
2.         Siswa dapat menjawab dan memecahkan masalah-masalah dengan cara melihat, mencoba serta membuktikan secara langsung suatu obyek yang dipelajari.
3.         Siswa dapat pula memperoleh informasi langsung dari pengelola hutan lindung atau museum terkait dengan bidang mereka masing-masing tempat siswa ber karya wisata sehingga siswa lebih peka dalam memahami objek yang mereka amati dan pelajari.

b.        Kekurangan
1.         Dalam karya wisata perlu persiapan yang memerlukan perizinan serta banyak pihak yang ikut ambil bagian di dalamnya.
2.         Perlu dana yang cukup agar terlaksananya karya wisata.
3.         Perlu pengawasan dan bimbingan dari pihak Guru.

Kelebihan&Kekurangan Model Pembelajaran e-Learning
1.      Kelebihan e-learning

Kelebihannya yaitu peserta didik dapat merasa senang dan tidak bosan dengan materi yang diajarkan karena menggunakan alat bantu seperti video, audio dan juga dapat menggunakan alat bantu seperti komputer bagi sekolah yang sudah mempunyai peralatan komputer.


2.      Kekurangan e-learning

Guru banyak yang belum siap menggunakan metode e-learning dan masih
mengajar menggunakan metode ceramah serta belum terampil menggunakan fasilitas seperti video dan komputer.

Kelebihan dan Kekurangan Cooperative Learning
Kelebihan pembelajaran kooperatif dilihat dari aspek siswa, adalah memberi peluang kepada siswa agar mengemukakan dan membahas suatu pandangan, pengalaman, yang diperoleh siswa belajar secara bekerja sama dalam merumuskan ke arah satu pandangan kelompok (Cilibert-Macmilan, 1993). Dengan melaksanakan model pembelajaran cooperative learning. siswa memungkinkan dapat meraih keberhasilan dalam belajar, di samping itu juga bisa melatih siswa untuk memiliki keterampilan, baik keterampilan berpikir (thinking skill) maupun keterampilan sosial (social skill) seperti keterampilan untuk mengemukakan pendapat, menerima saran dan masukan dari orang lain, bekerjasama, rasa setia kawan, dan mengurangi timbulnya perilaku yang menyimpang dalam kehidupan kelas (Stahl 1994). Model pembelajaran ini memungkinkan siswa untuk mengembangkan pengetahuan, kemampuan, dan keterampilan secara penuh dalam suasana belajar yang terbuka dan demokratis. Siswa bukan lagi sebagai objek pembelajaran namun bisa juga berperan sebagai tutor bagi teman sebayanya. Selanjutnya menurut Sharan (1990), siswa yang belajar dengan mengunakan metode pembelajaran koperatif akan memiliki motivasi yang tinggi karena didorong dan didukung dari rekan sebaya. Cooperative learning juga menghasilkan peningkatan kemampuan akademik, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, membentuk hubungan persahabatan, menimba berbagai informasi, belajar menggunakan sopan-santun, rneningkatkan motivasi siswa memperbaiki sikap terhadap sekolah dan belajar mengurangi tingkah laku yang kurang baik, serta membantu siswa dalam menghargai pokok pikran orang lain (Johnson, 1993).
Stahl et.al (1994), mengemukakan bahwa melalui model cooperative learning siswa dapat memperoleh pengetahuan, kecakapan sebagai pertimbangan untuk berpikir dan menentukan serta berbuat dan berpartisipasi sosial. Selanjutnya Zaltman et.al ( 1972) mengemukakan bahwa siswa yang bersama-sama bekerja dalam kelompok akan menimbulkan persahabatan yang akrab, yang terbentuk dikalangan siswa. ternyara sangat berpengaruh pada tingkah laku atau kegiatan masing-masing secara individual Kerjasama antar siswa dalam kegiatan belajar menurut Menurut Santos (1983) dapat memberikan berbagai pengalaman.
Mereka lebih banyak mendapatkan kesempatan berbicara, inisiatif, menentukan pilihan dan secara umum mengembangkan kebiasaan yang baik Selanjutnya Jarolimek & Parker (1993) mengarakan kelebihan yang diperoleh dalam pembelajaran ini adalah sebagai berikut : 1) Saling ketergantungan yang positif; 2). Adanya pengakuan dalam merespon perbedaan individu; 3) Siswa dilibatkan daiam perencanaan dan pengelolaan kelas; 4) Suasana kelas yang rileks dan menyenanakan; 5 Terjalinnya hubungan yang hangat dan bersahabat antara siswa dengan guru; dan 6) Memiliki banyak kesempatan untuk mengekspresikan pengalaman emosi yang menyenangkan. (2) Kekurangan Cooperative Learning.
Kekurangan model pembelajaran cooperative learning bersumber pada dua faktor yaitu faktor dari dalam (intern) dan faktor dari luar (ekstern). Faktor dari dalam yaitu sebagai berikut: 1) Guru harus mempersiapkan pembelajaran secara matang, disamping itu memerlukan lebih banyak tenaga, pemikran dan waktu;    2) Agar proses pembelajaran berjalan dengan lancar maka dibutuhkan dukungan fasilitas, alat dan biaya yang cukup memadai; 3) Selama kegiatan diskusi kelompok berlangsung, ada kecenderungan topik permasalahan yang sedang dibahas meluas. Sehingga banyak yang tidak sesuai dengan waktu yang telah ditentukan; 4) Saat diskusi kelas, terkadang didominasi oleh seseorang, hal ini mengakibatkan siswa yang lain menjadi pasip..Faktor dari luar erat kaitannya dengan kebijakan pemerintah yaitu padamya kurikulum pembelajaran sejarah, selain itu pelaksanaan tes yang terpusat seperti UN/UNAS sehingga kegiatan belajar mengajar di kelas cenderung dipersiapkan untuk keberhasilan perolehan UN/UNAS.

Kelebihan dan Kelemahan Pembelajaran Tematik
Menurut Kunandar (2007:315), Pembelajaran tematik mempunyai kelebihan yakni:
1.      Menyenangkan karena berangkat dari minat dan kebutuhan peserta didik.
2.      Memberikan pengalaman dan kegiatan belajar mengajar yang relevan dengan tingkat perkembangan dan kebutuhan peserta didik.
3.      Hasil belajar dapat bertahan lama karena lebih berkesan dan bermakna.
4.      Mengembangkan keterampilan berpikir peserta didiksesuai dengan persoalan yang dihadapi.
5.      Menumbuhkan keterampilan sosial melalui kerja sama
6.      Memiliki sikap toleransi, komunikasi dan tanggap terhadap gagasan orang lain.
7.      Menyajikan kegiatan yang bersifat nyata sesuai dengan persoalan yang dihadapi dalam lingkungan peserta didik.
Selain kelebihan di atas pembelajaran tematik memiliki beberapa kelemahan. Kelemahan pembelajaran tematik tersebut terjadi apabila dilakukan oleh guru tunggal. Misalnya seorang guru kelas kurang menguasai secara mendalam penjabaran tema sehingga dalam pembelajaran tematik akan merasa sulit untuk mengaitkan tema dengan mateti pokok setiap mata pelajaran. Di samping itu, jika skenario pembelajaran tidak menggunakan metode yang inovatif maka pencapaian Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar tidak akan tercapai karena akan menjadi sebuah narasi yang kering tanpa makna.



Kelebihan dan kekurangan metode pembelajaran kooperatif tipe jigsaw

Kelebihan metode pembelajaran kooperatif tipe jigsaw:
1.      Dapat mengembangkan hubungan antar pribadi posistif diantara
2.      siswa yang memiliki kemampuan belajar berbeda
3.      Menerapka bimbingan sesama teman
4.      Rasa harga diri siswa yang lebih tinggi
5.      Memperbaiki kehadiran
6.      Penerimaan terhadap perbedaan individu lebih besar
7.      Sikap apatis berkurang
8.      Pemahaman materi lebih mendalam
9.      Meningkatkan motivasi belajar
Kelemahan metode kooperatif jigsaw
1.      Jika guru tidak meningkatkan agar siswa selalu menggunakan ketrampilan-ketrampilan kooperatif dalam kelompok masingmasing maka dikhawatirkan kelompok akan macet
2.      Jika jumlah anggota kelompok kurang akan menimbulkan masalah, misal jika ada anggota yang hanya membonceng dalam menyelesaikan tugas-tugas dan pasif dalam diskusi
3.      Membutuhkan waktu yang lebih lama apalagi bila ada penataan ruang belum terkondisi dengan baik , sehingga perlu waktu merubah posisi yang dapat juga menimbulkan gaduh.

Fasilitator juga dapat mengatur strategi jigsaw dengan dua cara:
Pengelompokkan Homogen 
Instruksi: Kelompokkan para peserta yang memiliki kartu nomor yang sama. Misalnya, para pe­serta akan diorganisir ke dalam kelompok diskusi berdasarkan apa yang mereka baca. Oleh karena itu, semua peserta yang membaca Bab 1, Bab 2, dst, akan ditempatkan di kelompok yang sama.
Sediakanlah empat kertas lipat, lipatlah masing-masing menjadi dua menjadi papan nama, berilah nomor 1 sampai 4 dan letakkanlah di atas meja.
Kelebihan: Pengelompokan semacam ini memungkinkan peserta berbagi perspektif yang ber­beda tantang bacaan yang sama, yang secara potensial diakibatkan oleh pemahaman yang lebih mendalam terhadap salah satu bab. Potensi yang lebih besar untuk memunculkan proses analisis daripada hanya sekedar narasi sederhana.
Kelemahan: fokusnya sempit (satu bab) dan kemungkinan akan berlebihan.
Pengelompokkan Hiterogen 
Instruksi: Tempatkan para peserta yang memiliki nomor yang berbeda-beda untuk duduk ber­sama. Misalnya, setiap kelompok diskusi kemungkinan akan terdiri atas 4 individu: satu yang telah membaca Bab 1, satu yang telah membaca Bab 2, dsb.
Sediakanlah empat kertas lipat, lipatlah masing-masing menjadi dua menjadi papan nama, berilah nomor 1 sampai 4 dan letakkanlah di setiap meja. Biarkan para peserta mencari tempatnya sendiri sesuai bab yang telah mereka baca berdasarkan “siapa cepat ia dapat”.
Kelebihan: Memungkinkan “peer instruction” dan pengumpulan pengetahuan, memberikan pe­serta informasi dari bab-bab yang tidak mereka baca.
Kelemahan: Apabila satu peserta tidak membaca tugasnya, informasi tersebut tidak dapat dibagi/ didiskusikan. Potensi untuk pembelajaran yang naratif (bukan interpretatif) dalam berbagi infor­masi.



Metode Ceramah (Preaching Method)
Metode ceramah yaitu sebuah metode mengajar dengan menyampaikan informasi dan pengetahuan saecara lisan kepada sejumlah siswa yang pada umumnya mengikuti secara pasif. Muhibbin Syah, (2000). Metode ceramah dapat dikatakan sebagai satu-satunya metode yang paling ekonomis untuk menyampaikan informasi, dan paling efektif dalam mengatasi kelangkaan literatur atau rujukan yang sesuai dengan jangkauan daya beli dan paham siswa.

Beberapa kelebihan metode ceramah adalah :
a. Guru mudah menguasai kelas.
b. Guru mudah menerangkan bahan pelajaran berjumlah besar
c. Dapat diikuti anak didik dalam jumlah besar.
d. Mudah dilaksanakan (Syaiful Bahri Djamarah, 2000)

Beberapa kelemahan metode ceramah adalah :
a. Membuat siswa pasif
b. Mengandung unsur paksaan kepada siswa
c. Mengandung daya kritis siswa ( Daradjat, 1985)
d. Anak didik yang lebih tanggap dari visi visual akan menjadi rugi dan anak didik yang lebih tanggap auditifnya dapat lebih besar menerimanya.
e. Sukar mengontrol sejauhmana pemerolehan belajar anak didik.
f. Kegiatan pengajaran menjadi verbalisme (pengertian kata-kata).
g. Bila terlalu lama membosankan.(Syaiful Bahri Djamarah, 2000)





Metode diskusi ( Discussion method )

Muhibbin Syah ( 2000 ), mendefinisikan bahwa metode diskusi adalah metode mengajar yang sangat erat hubungannya dengan memecahkan masalah (problem solving). Metode ini lazim juga disebut sebagai diskusi kelompok (group discussion) dan resitasi bersama ( socialized recitation ).

Metode diskusi diaplikasikan dalam proses belajar mengajar untuk :

a. Mendorong siswa berpikir kritis.
b. Mendorong siswa mengekspresikan pendapatnya secara bebas.
c. Mendorong siswa menyumbangkan buah pikirnya untuk memcahkan masalah bersama.
d. Mengambil satu alternatif jawaban atau beberapa alternatif jawaban untuk memecahkan masalah berdsarkan pertimbangan yang seksama.

Kelebihan metode diskusi sebagai berikut :

a. Menyadarkan anak didik bahwa masalah dapat dipecahkan dengan berbagai jalan
b. Menyadarkan ank didik bahwa dengan berdiskusi mereka saling mengemukakan pendapat secara konstruktif sehingga dapat diperoleh keputusan yang lebih baik.
c. Membiasakan anak didik untuk mendengarkan pendapat orang lain sekalipun berbeda dengan pendapatnya dan membiasakan bersikap toleransi. (Syaiful Bahri Djamarah, 2000)

Kelemahan metode diskusi sebagai berikut :

a. tidak dapat dipakai dalam kelompok yang besar.
b. Peserta diskusi mendapat informasi yang terbatas.
c. Dapat dikuasai oleh orang-orang yang suka berbicara.
d. Biasanya orang menghendaki pendekatan yang lebih formal (Syaiful Bahri Djamarah, 2000)


Metode demontrasi ( Demonstration method )

Metode demonstrasi adalah metode mengajar dengan cara memperagakan barang, kejadian, aturan, dan urutan melakukan suatu kegiatan, baik secara langsung maupun melalui penggunaan media pengajaran yang relevan dengan pokok bahasan atau materi yang sedang disajikan. Muhibbin Syah ( 2000).


Metode demonstrasi adalah metode yang digunakan untuk memperlihatkan sesuatu proses atau cara kerja suatu benda yang berkenaan dengan bahan pelajaran. Syaiful Bahri Djamarah, ( 2000).

Manfaat psikologis pedagogis dari metode demonstrasi adalah :

a. Perhatian siswa dapat lebih dipusatkan .
b. Proses belajar siswa lebih terarah pada materi yang sedang dipelajari.
c. Pengalaman dan kesan sebagai hasil pembelajaran lebih melekat dalam diri siswa (Daradjat, 1985)

Kelebihan metode demonstrasi sebagai berikut :

a. Membantu anak didik memahami dengan jelas jalannya suatu proses atu kerja suatu benda.
b. Memudahkan berbagai jenis penjelasan .
c. Kesalahan-kesalahan yeng terjadi dari hasil ceramah dapat diperbaiki melaui pengamatan dan contoh konkret, drngan menghadirkan obyek sebenarnya (Syaiful Bahri Djamarah, 2000).

Kelemahan metode demonstrasi sebagai berikut :

a. Anak didik terkadang sukar melihat dengan jelas benda yang akan dipertunjukkan.
b. Tidak semua benda dapat didemonstrasikan
c. Sukar dimengerti bila didemonstrasikan oleh guru yang kurang menguasai apa yang didemonstrasikan (Syaiful Bahri Djamarah, 2000).



Metode Discovery
Metode discovery memiliki kebaikan-kebaikan seperti diungkapkan oleh Suryosubroto (2002:200) yaitu:
a.       Dianggap membantu siswa mengembangkan atau memperbanyak persediaan dan penguasaan ketrampilan dan proses kognitif siswa, andaikata siswa itu dilibatkan terus dalam penemuan terpimpin. Kekuatan dari proses penemuan datang dari usaha untuk menemukan, jadi seseorang belajar bagaimana belajar itu
b.      Pengetahuan diperoleh dari strategi ini sangat pribadi sifatnya dan mungkin merupakan suatu pengetahuan yang sangat kukuh, dalam arti pendalaman dari pengertian retensi dan transfer
c.       Strategi penemuan membangkitkan gairah pada siswa, misalnya siswa merasakan jerih payah penyelidikannya, menemukan keberhasilan dan kadang-kadang kegagalan,
d.      metode ini memberi kesempatan kepada siswa untuk bergerak maju sesuai dengan kemampuannya sendiri
e.       metode ini menyebabkan siswa mengarahkan sendiri cara belajarnya sehingga ia lebih merasa terlibat dan bermotivasi sendiri untuk belajar, paling sedikit pada suatu proyek penemuan khusus,
f.       Metode discovery dapat membantu memperkuat pribadi siswa dengan bertambahnya kepercayaan pada diri sendiri melalui proses-proses penemuan. Dapat memungkinkan siswa sanggup mengatasi kondisi yang mengecewakan
g.      Strategi ini berpusat pada anak, misalnya memberi kesempatan pada siswa dan guru berpartisispasi sebagai sesame dalam situasi penemuan yang jawaban nya belum diketahui sebelumnya
h.      Membantu perkembangan siswa menuju skeptisssisme yang sehat untuk menemukan kebenaran akhir dan mutlak

Kelemahan metode discovery Suryosubroto (2002:2001) adalah:
a.       Dipersyaratkan keharusan adanya persiapan mental untuk cara belajar ini. Misalnya siswa yang lamban mungkin bingung dalam usanya mengembangkan pikirannya jika berhadapan dengan hal-hal yang abstrak, atau menemukan saling ketergantungan antara pengertian dalam suatu subyek, atau dalam usahanya menyusun suatu hasil penemuan dalam bentuk tertulis. Siswa yang lebih pandai mungkin akan memonopoli penemuan dan akan menimbulkan frustasi pada siswa yang lain
b.      Metode ini kurang berhasil untuk mengajar kelas besar. Misalnya sebagian besar waktu dapat hilang karena membantu seorang siswa menemukan teori-teori, atau menemukan bagaimana ejaan dari bentuk kata-kata tertentu
c.       Harapan yang ditumpahkan pada strategi ini mungkin mengecewakan guru dan siswa yang sudahy biasa dengan perencanaan dan pengajaran secara tradisional
d.      Mengajar dengan penemuan mungkin akan dipandang sebagai terlalu mementingkan memperoleh pengertian dan kurang memperhatikan diperolehnya sikap dan ketrampilan. Sedangkan sikap dan ketrampilan diperlukan untuk memperoleh pengertian atau sebagai perkembangan emosional sosial secara keseluruhan
e.       dalam beberapa ilmu, fasilitas yang dibutuhkan untuk mencoba ide-ide, mungkin tidak ada
f.       Strategi ini mungkin tidak akan memberi kesempatan untuk berpikir kreatif, kalau pengertian-pengertian yang akan ditemukan telah diseleksi terlebih dahulu oleh guru, demikian pula proses-proses di bawah pembinaannya. Tidak semua pemecahan masalah menjamin penemuan yang penuh arti


Metode latihan keterampilan ( Drill method )

Metode latihan keterampilan adalah suatu metode mengajar , dimana siswa diajak ke tempat latihan keterampilan untuk melihat bagaimana cara membuat sesuatu, bagaimana cara menggunakannya, untuk apa dibuat, apa manfaatnya dan sebagainya. Contoh latihan keterampilan membuat tas dari mute/pernik-pernik.

Kelebihan metode latihan keterampilan sebagai berikut :

a. Dapat untuk memperoleh kecakapan motoris, seperti menulis, melafalkan huruf, membuat dan menggunakan alat-alat.
b. Dapat untuk memperoleh kecakapan mental, seperti dalam perkalian, penjumlahan, pengurangan, pembagian, tanda-tanda/simbol, dan sebagainya.
c. Dapat membentuk kebiasaan dan menambah ketepatan dan kecepatan pelaksanaan.

Kekurangan metode latihan keterampilan sebagai berikut :

a. Menghambat bakat dan inisiatif anak didik karena anak didik lebih banyak dibawa kepada penyesuaian dan diarahkan kepada jauh dari pengertian.
b. Menimbulkan penyesuaian secara statis kepada lingkungan.
c. Kadang-kadang latihan tyang dilaksanakan secara berulang-ulang merupakan hal yang monoton dan mudah membosankan.
d. Dapat menimbulkan verbalisme.


Metode Karya Wisata

Metode karya wisata adalah suatu metode mengajar yang dirancang terlebih dahulu oleh pendidik dan diharapkan siswa membuat laporan dan didiskusikan bersama dengan peserta didik yang lain serta didampingi oleh pendidik, yang kemudian dibukukan.

Kelebihan metode karyawisata sebagai berikut :
a. Karyawisata menerapkan prinsip pengajaran modern yang memanfaatkan lingkungan nyata dalam pengajaran.
b. Membuat bahan yang dipelajari di sekolah menjadi lebih relevan dengan kenyataan dan kebutuhan yang ada di masyarakat.
c. Pengajaran dapat lebih merangsang kreativitas anak.

Kekurangan metode karyawisata sebagai berikut :
a. Memerlukan persiapan yang melibatkan banyak pihak.
b. Memerlukan perencanaan dengan persiapan yang matang.
c. Dalam karyawisata sering unsur rekreasi menjadi prioritas daripada tujuan utama, sedangkan unsur studinya terabaikan.
d. Memerlukan pengawasan yang lebih ketat terhadap setiap gerak-gerik anak didik di lapangan.
e. Biayanya cukup mahal.
f. Memerlukan tanggung jawab guru dan sekolah atas kelancaran karyawisata dan keselamatan anak didik, terutama karyawisata jangka panjang dan jauh.


Metode percobaan ( Experimental method ) 

Metode percobaan adalah metode pemberian kesempatan kepada anak didik perorangan atau kelompok, untuk dilatih melakukan suatu proses atau percobaan. Syaiful Bahri Djamarah, (2000)

Metode percobaan adalah suatu metode mengajar yang menggunakan tertentu dan dilakukan lebih dari satu kali. Misalnya di Laboratorium.

Kelebihan metode percobaan sebagai berikut :

a. Metode ini dapat membuat anak didik lebih percaya atas kebenaran atau kesimpulan berdasarkan percobaannya sendiri daripada hanya menerima kata guru atau buku.
b. Anak didik dapat mengembangkan sikap untuk mengadakan studi eksplorasi (menjelajahi) tentang ilmu dan teknologi.
c. Dengan metode ini akan terbina manusia yang dapat membawa terobosan-terobosan baru dengan penemuan sebagai hasil percobaan yang diharapkan dapat bermanfaat bagi kesejahteraan hidup manusia.

Kekurangan metode percobaan sebagai berikut :

a. Tidak cukupnya alat-alat mengakibatkan tidak setiap anak didik berkesempatan mengadakan ekperimen.
b. Jika eksperimen memerlukan jangka waktu yang lama, anak didik harus menanti untuk melanjutkan pelajaran.
c. Metode ini lebih sesuai untuk menyajikan bidang-bidang ilmu dan teknologi.
Menurut Roestiyah (2001:80) Metode eksperimen adalah suatu cara mengajar, di mana siswa melakukan suatu percobaan tentang sesuatu hal, mengamati prosesnya serta menuliskan hasil percobaannya, kemudian hasil pengamatan itu disampaikan ke kelas dan dievaluasi oleh guru.

Metode Seminar
Metode seminar adalah suatu kegiatan ilmiah yang dilakukan oleh beberapa orang dalam suatu sidang yang berusaha membahas / mengupas masalah-masalah atau hal-hal tertentu dalam rangka mencari jalan memecahkannya atau mencari pedoman pelaksanaanya.
Kelebihan metode seminar
·         Peserta mendapatkan keterangan teoritis yang luas dan mendalam tentang masalah yang diseminarkan
·         Peserta mendapatkan petunjuk-petunjuk praktis untuk melaksanakan tugasnya
·         Peserta dibina untuk bersikap dan berfikir secara ilmiah
·         Terpupuknya kerja sama antar peserta
·         Terhubungnya lembaga pendidikan dan masyarakat
Keleemahan Metode Seminar
·         Memerlukan waktu yang lama
·         Peserta menjadi kurang aktif
·         Membutuhkan penataan ruang tersendiri


Metode Kerja Kelompok
Metode kerja kelompok adalah suatu cara menyajikan bahan pelajaran dengan menyuruh pelajar (setelah dikelompok-kelompokkan) mengerjakan tugas tertentu untuk mencapai tujuan pengajaran. Merka bekerja sama dalam memecahkan masalah atau melaksanakan tugas.
Kelebihan metode kerja kelompok
·         Para siswa lebih aktif tergabung dalam pelajaran mereka
·         Memungkinkan guru untuk lebih memperhatikan kemampuan para siswa
·         Dapat memberikan kesempatan pada para siswa untuk lebih menggunakan ketrampilan bertanya dalam membahas suatu masalah
·         Mengembangkan bakat kepemimpinan para siswa serta mengerjakan ketrampilan berdiskusi
Kelemahan metode kerja kelompok
·         Kerja kelompok terkadang hanya melibatkan para siswa yang mampu sebab mereka cakap memimpin dan mengarahkan mereka yang kurang
·         Keberhasilan strategi ini tergantung kemampuan siswa memimpin kelompok atau untuk bekerja sendiri-sendiri
·         Kadang-kadang menuntut pengaturan tempat duduk yang berbeda-beda dan daya guna mengajar yang berbeda pula

Metode Kerja Lapangan
Metode kerja lapangan merupakan metode mengajar dengan mengajak siswa kedalam suatu tempat diluar sekolah yang bertujuan tidak hanya sekedar observasi atau peninjauan saja, tetapi langsung terjun turut aktif ke lapangan kerja agar siswa dapat menghayati sendiri serta bekerja sendiri didalam pekerjaan yang ada dalam masyarakat.
Kelebihan metode kerja lapangan
·         Siswa mendapat kesemmpatan untuk langsung aktif bekerja dilapangan sehingga memperoleh pengalaman langsung dalam bekerja
·         Siswa menemukan pengertian pemahaman dari pekerjaan itu mengenai kebaikan maupun kekurangannya
Kelemahaan metode kerja lapangan
·         Waktu terbatas tidak memungkinkan memperoleh pengalaman yang mendalam dan penguasaan pengetahuan yang terbatas
·         Untuk kerja lapangan perlu biaya yang banyak. Tempat praktek yang jauh dari sekolah shingga guru perlu meninjau dan mepersiapkan terlebih dahulu
·         Tidak tersedianya trainer guru/pelatih yang ahli

Student Teams – Achievement Divisions (STAD)
Siswa dikelompokkan secara heterogen kemudian siswa yang pandai menjelaskan anggota lain sampai mengerti.
Langkah-langkah:
1. Membentuk kelompok yang anggotanya 4 orang secara heterogen (campuran menurut prestasi, jenis kelamin, suku, dll.).
2. Guru menyajikan pelajaran.
3. Guru memberi tugas kepada kelompok untuk dikerjakan oleh anggota kelompok. Anggota yang tahu menjelaskan kepada anggota lainnya sampai semua anggota dalam kelompok itu mengerti.
4. Guru memberi kuis / pertanyaan kepada seluruh siswa. Pada saat menjawab kuis tidak boleh saling membantu.
5. Memberi evaluasi.
6. Penutup.
Kelebihan:
1. Seluruh siswa menjadi lebih siap.
2. Melatih kerjasama dengan baik.
Kekurangan:
1. Anggota kelompok semua mengalami kesulitan.
2. Membedakan siswa.


Metode Inquiry
Metode inquiry adalah teknik pengajaran guru didepan kelas dimana guru membagi tugas meneliti suatu masalah ke kelas. Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok dan masing-masing kelompok mendapat tugas tertentu yang harus dikerjakan. Kemudian mereka mempelajari, meneliti, dan membahas tugasnya didalam kelompok kemudian dibuat laporan yang tersusun baik dan kemudian didiskusikan secara luas atau melalui pleno sehingga diperoleh kesimpulan terakhir.
Kelebihan metode inquiry
·         Mendorong siswa untuk berfikir dan atas inisiatifnya sendiri, bersifat obyektif, jujur, dan terbuka
·         Situasi proses belajar menjadi lebih merangsang
·         Dapat membentuk dan mengembangkan sel consept pada diri siswa
·         Membantu dalam menggunakan ingatan dan transfer pada situasi belajar yang baru
·         Mendorong siswa untuk berffikir intuitif dan merumuskan hipotesanya sendiri
Kelemahan metode inquiry
·         Siswa perlu memerlukan waktu menggunakan daya otaknya untuk berfikir memperoleh pengertian tentang konsep


Metode Simulasi
Metode simulasi merupakan cara mengajar dimana menggunakan tingkah laku seseorang untuk berlaku seperti orang yang dimaksudkan dengan tujuan agar orang dapat menghindari lebih mendalam tentang bagaimana orang itu merasa dan berbuat sesuatu dengan kata lain siswa memegang peranaan sebagai orang lain.
Kelebihan metode simulasi
·         Dapat menyenangkan siswa
·         Menggalak guru untuk mengembangkan kreatifitas siswa
·         Eksperimen berlangsung tanpa memerlukan lingkungan yang sebenarnya
·         Mengurangi hal-hal yang verbalistik
·         Menumbuhkan cara berfikir yang kritis
Kelemahan metode simulasi
·         Efektifitas dalam memajukan belajar siswa belum dapat dilaporkan oleh riset
·         Terlalu mahal biayanya
·         Banyak orang meragukan hasilnnya karena sering tidak diikutsertakan elemen-elemen penting
·         Menghendaki pengelompokan yang fleksibel
·         Menghendaki banyak imajinasi dari guru dan siswa
Metode Problem Solving
Metode problem solving merupakan metode yang merangsang berfikir dan menggunakan wawasan tanpa melihat kualitas pendapat yang disampaikan oleh siswa. Seorang guru harus pandai-pandai merangsang siswanya untuk mencoba mengeluarkan pendapatnya.
Kelebihan metode problem solving
·         Masing-masing siswa diberi kesempatan yang sama dalam mengeluarkan pendapatnya sehingga para siswa merasa lebih dihargai dan yang nantinya akan menumbuhkan rasa percaya diri
·         Para siswa akan diajak untuk lebih menghargai orang lain
·         Untuk membantu siswa dalam mengembangkan kemampuan lisannya
Kelemahan metode problem solving
·         Karena tidak melihat kualitas pendapat yang disampaikan terkadang penguasaan materi sering diabaikan
·         Metode ini sering kali menyulitkan mereka yang sungkan mengutarakan pendapat secara lisan
Metode TGT (Teams Games Tournament)
Penerapan model ini dengan cara mengelompokkan siswa heterogen, tugas tiap kelompok bisa sama bisa berbeda. Setelah memperoleh tugas, setiap kelompok bekerja sama dalam bentuk kerja individual dan diskusi. Usahakan dinamikia kelompok kohesif dan kompak serta tumbuh rasa kompetisi antar kelompok, suasana diskuisi nyaman dan menyenangkan sepeti dalam kondisi permainan (games) yaitu dengan cara guru bersikap terbuka, ramah , lembut, santun, dan ada sajian bodoran. Setelah selesai kerja kelompok sajikan hasil kelompok sehuingga terjadi diskusi kelas.
Jika waktunya memungkinkan TGT bisa dilaksanakan dalam beberapa pertemuan, atau dalam rangaka mengisi waktu sesudah UAS menjelang pembagian raport. Sintaknya adalah sebagai berikut:
a. Buat kelompok siswa heterogen 4 orang kemudian berikan informasi pokok materi dan \mekanisme kegiatan
b. Siapkan meja turnamen secukupnya, missal 10 meja dan untuk tiap meja ditempati 4 siswa yang berkemampuan setara, meja I diisi oleh siswa dengan level tertinggi dari tiap kelompok dan seterusnya sampai meja ke-X ditepati oleh siswa yang levelnya paling rendah. Penentuan tiap siswa yang duduk pada meja tertentu adalah hasil kesewpakatan kelompok.
c. Selanjutnya adalah opelaksanaan turnamen, setiap siswa mengambil kartu soal yang telah disediakan pada tiap meja dan mengerjakannya untuk jangka waktu terttentu (misal 3 menit). Siswa bisda nmngerjakan lebbih dari satu soal dan hasilnya diperik\sa dan dinilai, sehingga diperoleh skor turnamen untuk tiap individu dan sekaligus skor kelompok asal. Siswa pada tiap meja tunamen sesua dengan skor yang dip[erolehnay diberikan sebutan (gelar) superior, very good, good, medium.
     Bumping, pada turnamen kedua ( begitu juga untuk turnamen ketiga-keempat dst.), dilakukan pergeseran tempat duduk pada meja turnamen sesuai dengan sebutan gelar tadi, siswa superior dalam kelompok meja turnamen yang sama, begitu pula untuk meja turnamen yang lainnya diisi oleh siswa dengan gelar yang sama.
e. Setelah selesai hitunglah skor untuk tiap kelompok asal dan skor individual, berikan penghargaan kelompok dan individual.
Kelebihan metode TGT (Teams Games Tournament)
·         Melatih siswa untuk bekerjasama dalam kelompok diskusi
·         Suasana belajar nyaman, menyenagkan dan kondusif
·         Tercipta suasana kompetisi antara kelompok diskusikecil
Kelemahan metode TGT (Teams Games Tournament)
·         Tidak efisien waktu
·         Hanya dilaksanakan pada luang waktu selasai UAS
·         Belajarnya kurang efektif karena hanya bersifat games

Metode Berbasis Masalah (PBL, Problem Based Learning)
Kehidupan adalah identik dengan menghadapi masalah. Model pembelajaran ini melatih dan mengembangkan kemampuan untuk menyelesaikan masalah yang berorientasi pada masalah otentik dari kehidupan aktual siswa, untuk merangsang kemamuan berpikir tingkat tinggi. Kondisi yang tetap harus dipelihara adalah suasana kondusif, terbuka, negosiasi, demokratis, suasana nyaman dan menyenangkan agar siswa dapat berpikir optimal.
Indikator model pembelajaran ini adalah metakognitif, elaborasi (analisis), interpretasi, induksi, identifikasi, investigasi, eksplorasi, konjektur, sintesis, generalisasi, dan inkuiri
Kelebihan metode Berbasis masalah (PBL, Problem Based Learning)
·         Melatih siswa untuk berlatih menyelesaikan masalh dalam kehidupan sehari- hari
·         Merangsang kemamuan berpikir tingkat tinggi siswa
·         Suasana kondusif, terbuka, negosiasi, demokratis, suasana nyaman dan menyenangkan agar siswa dapat berpikir optimal
Kekurangan metode Berbasis masalah (PBL, Problem Based Learning)
·         Sulitnya membentuk watak siswa dan pembiasaan tingkah laku

Metode Problem Terbuka (OE, Open Ended)
Pembelajaran dengan problem (masalah) terbuka artinya pembelajaran yang menyajikan permasalahan dengan pemecahan berbagai cara (flexibility) dan solusinya juga bisa beragam (multi jawab, fluency). Pembelajaran ini melatih dan menumbuhkan orisinilitas ide, kreativitas, kognitif tinggi, kritis, komunikasi-interaksi, sharing, keterbukaan, dan sosialisasi. Siswa dituntuk unrtuk berimprovisasi mengembangkan metode, cara, atau pendekatan yang bervariasi dalam memperoleh jawaban, jawaban siswa beragam. Selanjutynya siswa juga diminta untuk menjelaskan proses mencapai jawaban tersebut. Denga demikian model pembelajaran ini lebih mementingkan proses daripada produk yang akan membentiuk pola pikir, keterpasuan, keterbukaan, dan ragam berpikir.
Sajian masalah haruslah kontekstual kaya makna secara matematik (gunakan gambar, diagram, table), kembangkan permasalahan sesuai dengan kemampuan berpikir siswa, kaitakkan dengan materui selanjutnya, siapkan rencana bimibingan (sedikit demi sedikit dilepas mandiri).
Sintaknya adalah menyajikan masalah, pengorganisasian pembelajaran, perhatikan dan catat respon siswa, bimbingan dan pengarahan, membuat kesimpulan.
Kelebihan metode Problem Terbuka (OE, Open Ended)
·         melatih dan menumbuhkan orisinilitas ide, kreativitas, kognitif tinggi, kritis, komunikasi-interaksi, sharing, keterbukaan, dan sosialisas
·         Siswa dituntuk unrtuk berimprovisasi mengembangkan metode, cara, atau pendekatan yang bervariasi dalam memperoleh jawaban, jawaban siswa beragam
Kekurangan metode Problem Terbuka (OE, Open Ended)
·         Terlalu mementingkan proses daripada produk yang akan membentiuk pola pikir, keterpasuan, keterbukaan, dan ragam berpikir.

Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC)
Pada metode ini siswa dibentuk kelompok untuk memberikan tanggapan terhadap wacana/ kliping.
Langkah-langkah:
1. Membentuk kelompok yang anggotanya 4 orang yang secara heterogen.
2. Guru memberikan wacana / kliping sesuai dengan topik pembelajaran.
3. Siswa bekerjasama saling membacakan dan menemukan ide pokok dan memberi tanggapan terhadap wacana / kliping dan ditulis pada lembar kertas.
4. Mempresentasikan / membacakan hasil kelompok.
5. Guru membuat kesimpulan bersama.
6. Penutup.
Kelebihan:
1. Siswa dapat memberikan tanggapannya secara bebas.
2. Dilatih untuk dapat bekerjasama dan menghargai pendapat orang lain.
Kekurangan:
Pada saat presentasi hanya siswa yang aktif yang tampil.
Cooperative Script
Skrip kooperatif adalah metode belajar dimana siswa bekerja berpasangan dan secara lisan mengikhtisarkan bagian-bagian dari materi yang dipelajari.
Langkah-langkah:
1. Guru membagi siswa untuk berpasangan.
2. Guru membagikan wacana / materi tiap siswa untuk dibaca dan membuat ringkasan.
3. Guru dan siswa menetapkan siapa yang pertama berperan sebagai pembicara dan siapa yang berperan sebagai pendengar.
4. Pembicara membacakan ringkasannya selengkap mungkin, dengan memasukkan ide-ide pokok dalam ringkasannya. Sementara pendengar menyimak / mengoreksi / menunjukkan ide-ide pokok yang kurang lengkap dan membantu mengingat / menghapal ide-ide pokok dengan menghubungkan materi sebelumnya atau dengan materi lainnya.
5. Bertukar peran, semula sebagai pembicara ditukar menjadi pendengar dan sebaliknya, serta lakukan seperti di atas.
6. Kesimpulan guru.
7. Penutup.
Kelebihan:
1. Melatih pendengaran, ketelitian / kecermatan.
2. Setiap siswa mendapat peran.
3. Melatih mengungkapkan kesalahan orang lain dengan lisan.
Kekurangan:
1. Hanya digunakan untuk mata pelajaran tertentu.
2. Hanya dilakukan dua orang (tidak melibatkan seluruh kelas sehingga koreksi hanya sebatas pada dua orang tersebut).